Senin, 27 Juli 2020

Respons Internasional terhadap Proklamasi Kemerdekaan Indonesia

Mari simak  videonya

Jelaskan Negara Manakah yang Pertama kali Mengakui Kemerdekaan Indonesia!Beri alasan serta tujuan kenapa negara itu mau mengakui kemerdekaan indonesia , apakah ada maksud tertentu dibelakangnya atau karena hal apa?

1.Mesir







          Di Mesir, Al-Ikhwan al- Muslimun (IM), organisasi Islam yang dipimpin oleh Syekh Hasan al-Banna, tanpa kenal lelah terus-menerus memperlihatkan dukungannya terhadap proklamasi kemerdekaan Indonesia. Selain menggalang opini umum lewat pemberitaan media yang memberikan kesempatan luas kepada para mahasiswa Indonesia untuk menulis tentang kemerdekaan Indonesia di koran-koran lokal miliknya, berbagai acara tablig akbar dan demontrasi pun digelar.
            Para pemuda dan pelajar mesir, juga kepanduan Ikhwan dengan caranya sendiri berkali-kali mendemo kedutaan Belanda di Kairo, tidak hanya dengan slogan dan spanduk, tetapi juga dengan aksi pembakaran, pelemparan batu, dan teriakan-teriakan permusuhan terhadap Belanda kerap mereka lakukan. Kondisi ini membuat duta negara beserta staf kedutaan Belanda di Kairo ketakutan. Mereka kemudian mencopot lambang negaranya dari dinding kedutaan. Mereka juga menurunkan bendera Merah-Putih-Biru yang biasa berkibar di puncak gedung agar tidak mudah dikenali para demonstran.
            Kuatnya dukungan rakyat Mesir atas Kemerdekaan Republik Indonesia membuat Pemerintah Mesir mengakui kedaulatan pemerintah Republik Indonesia pada tanggal 22 Maret 1946.
            Mesir tercatat sebagai negara pertama yang mengakui Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Setelah itu menyusul Suriah, Irak, Lebanon, Yaman, Saudi Arabia, dan Afganistan. Selain negara-negara tersebut, Liga Arab juga berperan penting dalam pengakuan Republik Indonesia. Secara resmi keputusan sidang Dewan Liga Arab pada tanggal 18 November 1946 menganjurkan kepada semua negara anggota Liga Arab supaya mengakui Indonesia sebagai negara merdeka yang berdaulat. Alasan Liga Arab memberikan dukungan kepada Indonesia merdeka didasarkan pada ikatan keagamaan, persaudaraan, dan kekeluargaan.
            Dukungan dari Liga Arab dijawab oleh Presiden Soekarno dengan menyatakan bahwa antara negara Arab dan Indonesia sudah lama terjalin hubungan yang kekal karena diantara kita terdapat pertalian agama.
            Pengakuan Mesir dan Negara Arab tersebut melewati proses yang cukup panjang dan heroik.Begitu informasi proklamasi kemerdekaan Indonesia disebarkan ke seluruh dunia, pemerintah Mesir mengirim langsung konsul Jenderalnya di Bombay yang bernama Mohammad Abdul Mounim ke Yogyakarta (Waktu itu ibu kota Republik Indonesia) dengan menembus blokade Belanda untuk menyampaikan dokumen resmi pengakuan Mesir kepada negara Republik Indonesia. Ini merupakan pertama kali dalam sejarah perutusan suatu negara datang sendiri menyampaikan pengakuan negaranya kepada negara lain yang terkepung dengan mempertaruhkan jiwanya. Ini juga merupakan utusan resmi luar negeri pertama yang mengunjungi ibu kota Republik Indonesia.
            Pengakuan dari Mesir tersebut kemudian diperkuat dengan ditandatanganinya perjanjian persahabatan Indonesia-Mesir di Kairo. Situasi menjelang penandatanganan perjanjian tersebut duta Besar Belanda di Mesir menerobos masuk ke ruang kerja Perdana Menteri Mesir Nuqrasy Pasha untuk mengajukan protes sebelum ditandatanganinya perjanjian tersebut. Menanggapi protes dan ancaman Belanda tersebut Perdana Menteri Mesir memberikan jawaban sebagai berikut. “Menyesal kami harus menolak protes Tuan, sebab Mesir selaku negara berdaulat dan sebagai negara yang berdasarkan Islam tidak bisa tidak mendukung perjuangan bangsa indonesia yang beragama islam. Ini adalah tradisi bangsa Mesir dan tidak dapat diabaikan.”
            Raja Farouk Mesir juga menyampaikan alasan dukungan Mesir dan Liga Arab kepada Indonesia dengan mengatakan,”Karena persaudaraan Islamlah, terutama kami membantu dan mendorong Liga Arab untuk mendukung perjuangan bangsa Indonesia dan mengakui kedaulatan negara itu.”
            Dengan adanya pengakuan Mesir, Indonesia secara de jure adalah negara berdaulat. Masalah Indonesia menjadi masalah internasional.Belanda sebelumnya selalu mengatakan bahwa masalah Indonesia adalah masalah dalam negeri Belanda. Pengakuan Mesir dan Liga Arab mengundang keterlibatan pihak lain termasuk PBB dalam penyelesaian masalah Indonesia.
            Untuk mengaturkan rasa terima kasih, pemerintah soekarno mengirim delegasi resmi ke Mesir pada tanggal 7 Agustus 1946. Pengiriman delegasi tersebut adalah delegasi pemerintah Republik Indonesia pertama yang keluar negeri. Mesir adalah negara pertama yang disinggahi delegasi tersebut.
            Pada tanggal 26 April 1946 delegasi pemerintah Republik Indonesia kembali tiba di Kairo. Berbeda dengan kedatangan pertama yang berjalan singkat, yang kedua ini lebih intens. Di hotel Heliopolis Palace, Kairo, sejumlah pejabat tinggi Mesir dan Arab mendatangi delegasi Republik Indonesia untuk menyampaikan rasa simpati. Selain  pejabat negara, sejumlah pemimpin partai dan organisasi juga hadir. Termasuk syekh Hasan al-Banna dan sejumlah tokoh IM dengan diiringi puluhan pengikutnya.
            Pada tanggal 6 Mei 1946 malam, delegasi Indonesia dipimpin oleh H. Agus Salim, deputi Menlu Indonesia berkunjung ke kantor pusat dan koran IM. Beliau mengungkapkan rasa terima kasih Indonesia atas dukungan IM kepada Indonesia.
            Pada tanggal 10 November 1947, mantan perdana menteri Indonesia dan penasihat Presiden Soekarno, Sutan Syahrir, berkunjung ke kantor pusat dan koran IM. Kedatangan mereka disambut dengan gembira dan meriah oleh IM.
 alasan Mesir mendukung kemerdekaan Indonesia adalah
-Mesir merupakan negara yang mengecam penjajahan Belanda di Indonesia sehingga secara tidak langsung itu sudah mendukung Indonesia
-Mesir memiliki ikatan emosional dengan bangsa Indonesia sejak dahulu
-Salah satu organisasi besar islam di Mesir yaitu Al-Ikhwan Al-Muslimin mendukung penuh kemerdekaan negara Republik Indonesia
-Di negara Indonesia, banyak penganut Islam di dalamnya sehingga Mesir bersama Liga Arab banyak mendukung negara Indonesia karena dalam Islam, dikenal bahwa semua muslim itu bersaudara
-Mesir mendukung Indonesia karena Indonesia diprediksi akan memiliki banyak kesamaan ideologi dengan Mesir, dan hal ini telah terbukti mengingat Mesir dan Indonesia sama-sama menjadi negara anggota GNB (Gerakan Non-Blok). Selain itu, kedua negara ini juga menjadi peserta dari Konferensi Tingkat Tinggi Asia-Afrika.
Tujuan dari kedatangannya adalah untuk menyampaikan pesan dari Liga Arab yang mendukung kemerdekaan Indonesia. Peran Mesir sangat besar dalampengakuan kemerdekaan Indonesia ,karena Mesir merupakan negara yang sering mengeluarkan anjuran agar negara-negara anggota Liga Arab mengakui kemerdekaan Indonesia.

2.India




  
            Alasan karena Negara india memiliki kesamaan nasib sebagai negara terjajah sehingga membuat India sangat antusias mendukung kemerdekaan Indonesia. Didukung dengan persahabatan Mohammad Hatta dengan perdana menteri saat itu Jawaharlal Nehru yang juga merupakan ketua dan partai kongres Nasional India yang saat itu berkuasa, hubungan Indonesia dan India menjadi sangat erat.
            Dukungan India berawal dari bencana kelaparan yang melanda India di tahun 1946 , yang membuat Indonesia mengirimkan bantuan 500 ton beras.Bantuan dari Indonesia dikirim pada tanggal 20 Agustus 1946.Berkat bantuan ini , India kemudian mendukung aktif kemerdekaan Indonesia di forum-forum PBB.
            Pada waktu Belanda melancarkan Agresi Militer I pada tanggal 1 juli 1947, India menjadi negara yang paling lantang mengancam. Pada bulan Agustus 1947 India membawa permasalahan tersebut dalam sidang Dewan Keamanan PBB. Dalam sidang Dewan Keamanan PBB tersebut, India menuduh Belanda telah melakukan Agresi Militer terhadap suatu negara yang kedaulatannya telah diakui secara de facto.
            Pada tanggal 19 Desember 1948, Belanda kembali melancarkan Agresi Militer Belanda II dan India tetap memberikan dukungan terhadap Indonesia . Agresi Militer II Menyebabkan Indonesia terisolasi akibat adanya blokade Belanda. Perdana Menteri India, Jawaharlal Nehru memerintahkan penerbang India (Biju Patnak) untuk membawa diplomat Indonesia ke India. Dengan bantuan Biju patnak, Sutan Syahrir, A.A Maramis, Sudharsono, dan L.N.Palar berhasil keluar dari blokade Belanda. Agresi Militer Belanda II menyebabkan Presiden Soekarno dan Presiden Moh. Hatta dan beberapa pejabat yang lain ditawan Belanda.
            Presiden Soekarno telah menyiapkan strategi agar Republik Indonesia tetap berdiri. Salah satu strategi tersebut adalah Presiden Soekarno melalui Presiden Moh. Natsir mengirim telegram rahasia kepada A.A. Maramis, Sudharsono, dan L.N. Palar untuk mendirikan pemerintah Republik Indonesia di pengasingan (Indonesian Goverment in Exile) pemerintahan darurat tersebut didirikan di New Delhi, India. Jawaharlal Nehru, perdana menteri India menyatakan siap mendukung pemerintahan darurat tersebut.
            Perdana Menteri Jawaharlal Nehru pada tanggal 20-23 Januari 1949 mengadakan konferensi Asia (Asian  Conference)  di New Delhi. Konferensi Asia tersebut diikuti oleh 21 Negara Asia yang sebagian besar masih dijajah bangsa Barat. Berikut empat tuntutan hasil konferensi Asia.
1.)Mengembalikan pemerintahan Republik Indonesia ke Yogyakarta.
2.)Membentuk pemerintahan ad interim di Indonesia agar memiliki kekuatan politik didalam atau luar negeri paling lambat pada tanggal 15 Maret 1949.
3.)Menarik seluruh militer Belanda dari wilayah Indonesia.
4.)Belanda harus menyerahkan kedaulatan Republik Indonesia paling lambat pada tanggal 1 Januari 1950.
            Pada tanggal 3 Maret 1951 untuk mempererat hubungan kedua negara, maka Indonesia-India mengadakan perjanjian Bilateral. Dengan perjanjian bilateral tersebut, kedudukan Indonesia dan India dalam kancah hubungan internasional semakin kuat.Indonesia dan India juga berusaha membebaskan negara-negara  di Asia  dan Afrika dari Penjajahan Bangsa Barat. Indonesia dan India memelopori pelaksanaan Konferensi Asia Afrika (KAA) pada tanggal 18-24 April 1955 di Bandung.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Aku Dan Sejarah Negeriku "Spesial Moment 75 Tahun Indonesia Ku"

  Kegiatan Dalam Memperingati HUT RI Ke-75 Tahun  Di Rumah Mari Simak Video ini                   Hari Ulang Tahun Republik Indonesia diperi...